Tulisan ini tidak akan membahas secara lebar tentang pandangan Barat tentang jihad, hanya sedikit tetapi menjadi bahan penting untu perenungan. Tepatnya setelah tragedy WTC 11 september, amerika gencar mengeluarkan istilah terorisme. Dengan segala daya upaya mereka berusaha menarik simpati dari Negara lain untuk memberikan dukungan guna menumpas terorisme. Tapi persoalan muncul, karena term teroris itu nyatanya selalu dikaitkan dengan Islam. Dari semua calon dari buruan amerika adalah mereka yang muslim dan beragama taat pada agamanya. Sebuah konspirasi globalpun kemudian telah meluas (Adian Husaini:2005).

Munculnya istilah terorisme ini kemudian meluas menjadi pandangan umum bahwa teroris adalah muslim, sehingga penafsiran yang ada kemudian al-Qur’an sebagai sumber kehidupan muslim dianggap telah melanggar HAM karena mengajarkan jihad yang menurut pandangan barat adalah membunuh kafir (selain muslim). Pandangan-pandangan yang salah ini kemudian memunculkan islamphobia, yaitu ketakutan akan Islam yang menurut mereka selalu berbuat anarkisme dan terror. Ini dibuktikan banyaknya penyiksaan pada muslim disebuah Negara yang mayoritas Kristen atau Yahudi.

More >